PERAN IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH DALAM MEMBENTUK MANAJEMEN DIRI SANTRI DI PONDOK PESANTREN KAMPUS 2
Kata Kunci:
Kata Kunci : Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Manajemen Diri, Pondok Pesantren, Kepemimpinan Santri, Organisasi Pelajar.Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora Kampus 2 terhadap manajemen diri santri, serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya. Menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengurus IPM serta pembina pesantren yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM memegang peran strategis sebagai wadah pembelajaran nonformal untuk membentuk karakter santri, terutama dalam aspek tanggung jawab, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kecakapan sosial. Keterlibatan dalam organisasi ini terbukti mendorong santri menjadi lebih mandiri, terampil mengatur waktu, serta efektif dalam berkomunikasi. Namun, ditemukan kendala utama berupa kesulitan santri dalam menyeimbangkan antara kegiatan organisasi, beban akademik, aktivitas pesantren, dan urusan pribadi. Simpulannya, meskipun IPM memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan manajemen diri, keberhasilannya tetap memerlukan dukungan pembinaan rutin, pendampingan intensif, serta peningkatan kesadaran santri dalam mengelola prioritas agar hasil yang dicapai lebih optimal bagi perkembangan karakter mereka.
Kata Kunci : Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Manajemen Diri, Pondok Pesantren, Kepemimpinan Santri, Organisasi Pelajar.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 At-Tajdid Journal of Pesantren and Education

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





